
Nenek Juru Parkir di Surabaya Viral, Isu Pungutan Tidak Resmi Jadi Sorotan
KAPSUL4D Surabaya, 25 Juli 2025 – Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya video seorang nenek yang menjadi juru parkir di kawasan Surabaya. Dalam video berdurasi 49 detik yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @suarawarga_sby, terlihat nenek tersebut meminta uang parkir sebesar Rp10.000 kepada pengendara motor yang hanya berhenti sebentar.
Video ini langsung memicu reaksi luas dari warganet. Banyak yang merasa iba atas kondisi sang nenek yang tetap bekerja di usia lanjut. Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan legalitas dan kewajaran pungutan parkir di lokasi yang diduga bukan titik resmi perparkiran milik pemerintah daerah.
Bukan Petugas Resmi, Diduga Parkir Liar
Menurut informasi yang beredar, lokasi kejadian berada di sekitar kawasan pertokoan Jalan Darmo Permai. Pemerintah Kota Surabaya menyatakan bahwa nenek tersebut bukan petugas parkir resmi yang terdaftar di Dinas Perhubungan (Dishub).
Juru bicara Dishub Surabaya mengatakan, “Kami akan segera menurunkan petugas untuk memeriksa lokasi dan memastikan tidak terjadi pungutan liar. Semua titik parkir resmi memiliki identitas dan karcis.”
Respons Warganet Terbelah
Video ini menimbulkan reaksi emosional. Sebagian warganet menuliskan komentar seperti:
“Neneknya kasihan banget, kerja keras di usia segitu. Pemerintah harusnya bantu, bukan malah diusir.”
“Ini jelas pungli. Jangan karena kasihan terus dibenarkan. Harus tetap tertib aturan.”
Sementara yang lain mendorong agar Pemkot Surabaya memberikan pekerjaan yang lebih layak bagi lansia yang masih bekerja di ruang publik.
Pemkot Surabaya: Pendekatan Humanis Akan Dilakukan
Menanggapi situasi ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pihaknya akan mengambil langkah pendekatan persuasif dan humanis.
“Kami tidak ingin langsung menindak. Tapi kami akan ajak ngobrol dulu nenek itu. Mungkin ada alasan ekonomi. Kalau bisa, kami bantu melalui program sosial,” ujarnya dalam konferensi pers pagi ini.
Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan uang parkir di luar zona resmi agar tidak memicu maraknya parkir liar.
Fenomena Sosial yang Luput dari Sorotan
Kisah nenek juru parkir ini menjadi potret sosial tentang minimnya perlindungan bagi lansia, terutama yang masih harus mencari nafkah sendiri. Di tengah kota besar seperti Surabaya, permasalahan ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah bagi pemerintah dalam menjamin kesejahteraan kelompok rentan.
Viralnya nenek juru parkir di Surabaya bukan sekadar soal pungutan liar, tetapi juga cerminan realita sosial yang kompleks. Reaksi publik yang emosional menunjukkan adanya kerinduan akan keadilan dan empati, terutama terhadap kaum lansia yang sering kali terlupakan.
Pemerintah diharapkan tak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga menyediakan solusi nyata agar para lansia bisa menjalani hidup yang lebih bermartabat.
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp