
Meta Tawar Gaji Fantastis ke Ahli AI: Rp 13 Miliar per Bulan!
KAPSUL4D Meta Platforms Inc., induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, kembali mencuri perhatian dunia teknologi. Kali ini, bukan karena fitur baru, melainkan tawaran gaji yang luar biasa besar kepada para ahli kecerdasan buatan (AI). Dilaporkan, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini siap membayar hingga USD 800 ribu per tahun — setara Rp 13 miliar per bulan — demi mendapatkan talenta terbaik di bidang AI!
Gaji Sultan untuk Otak AI
Menurut laporan dari The Information dan sumber internal industri, Meta saat ini tengah memburu para peneliti dan pengembang AI dari berbagai belahan dunia. Tujuannya jelas: memperkuat tim AI generatif mereka agar dapat bersaing dengan OpenAI, Google DeepMind, dan Anthropic.
Bahkan, beberapa kandidat kabarnya ditawari gaji hingga USD 1 juta (setara Rp 16 miliar/tahun), di luar bonus dan saham. Hal ini membuat posisi ahli AI kini setara dengan eksekutif level atas di industri teknologi.
Ambisi Besar di Balik Angka Fantastis
Tawaran gaji luar biasa ini bukan tanpa alasan. Meta saat ini tengah membangun model AI generatif sendiri — yang digadang-gadang akan menyaingi GPT-4 dari OpenAI dan Gemini dari Google. Zuckerberg sendiri menyebut AI sebagai “inti masa depan produk Meta”, termasuk untuk:
- Smart Assistant di WhatsApp dan Messenger
- Avatar AI di Metaverse
- Pencarian dan personalisasi konten canggih
Kompetisi Talenta Semakin Gila
Bukan hanya Meta yang “berburu otak mahal”. Google, Amazon, Microsoft, hingga Apple kini berlomba-lomba merekrut ilmuwan AI, bahkan dari satu sama lain. Fenomena ini disebut “AI Talent War”, di mana hanya sedikit orang yang punya keahlian spesifik, tapi dibutuhkan oleh seluruh raksasa teknologi.
Fenomena ini bisa jadi wake-up call bagi Indonesia:
- Pentingnya investasi pendidikan dan pelatihan AI
- Peluang besar bagi talenta lokal yang serius menekuni bidang ini
- Potensi kerja di perusahaan global dengan gaji miliaran rupiah
Saat sebagian besar orang masih berpikir gaji Rp 20 juta sudah luar biasa, dunia AI sudah masuk angka belasan miliar per bulan. Gila? Mungkin. Tapi inilah realita dunia teknologi mutakhir saat ini — dan siapa tahu, kamu calon selanjutnya yang digaji miliaran karena AI!