
Badai Tropis Fengshen (Ramil) Terjang Filipina, Picu Banjir dan Longsor
KAPSUL4D Manila, 20 Oktober 2025 — Badai tropis Fengshen, yang secara lokal dikenal sebagai “Ramil”, melanda wilayah utara dan tengah Filipina, menyebabkan banjir besar dan tanah longsor di sejumlah provinsi. Bencana ini telah menewaskan sedikitnya tujuh orang dan memaksa lebih dari 22.000 warga mengungsi ke tempat penampungan sementara.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Luzon dan Visayas
Menurut laporan Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA), badai Fengshen membawa curah hujan ekstrem dan angin kencang hingga 95 km/jam, terutama di wilayah Luzon bagian utara dan Visayas bagian timur.
Beberapa kota di provinsi Isabela, Nueva Ecija, dan Samar dilaporkan mengalami banjir setinggi pinggang orang dewasa, sementara akses jalan antarprovinsi lumpuh akibat longsor dan pohon tumbang.
“Ini adalah badai terkuat bulan ini, dan kami memperkirakan curah hujan ekstrem masih akan berlanjut hingga 24 jam ke depan,” kata juru bicara PAGASA dalam konferensi pers pagi tadi.
Ribuan Rumah Terendam, Listrik dan Komunikasi Terputus
Badan penanggulangan bencana nasional (NDRRMC) mencatat lebih dari 4.000 rumah rusak akibat terjangan angin dan banjir.
Sebagian wilayah Bicol dan Eastern Visayas mengalami pemadaman listrik massal, sedangkan jaringan komunikasi di beberapa area terputus total karena menara BTS roboh diterpa angin.
Selain itu, jalur pelayaran dan penerbangan domestik di beberapa bandara ditutup sementara untuk alasan keselamatan.
Evakuasi Massal dan Bantuan Darurat
Pemerintah Filipina telah mengeluarkan status siaga darurat di sedikitnya 12 provinsi. Lebih dari 300 pos pengungsian telah dibuka untuk menampung warga terdampak, terutama di daerah dataran rendah.
Pasukan militer dan polisi dikerahkan membantu evakuasi warga dan distribusi logistik seperti makanan, selimut, serta obat-obatan.
Presiden Ferdinand Marcos Jr. juga memerintahkan semua lembaga pemerintah untuk mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi tanpa dukungan logistik.
Ancaman Gelombang Tinggi dan Tanah Longsor Susulan
PAGASA memperingatkan masyarakat pesisir untuk waspada terhadap gelombang laut setinggi 3–4 meter, terutama di pantai timur Luzon dan Samar.
Badan meteorologi juga memperingatkan risiko tanah longsor susulan di daerah perbukitan yang tanahnya sudah jenuh air setelah berhari-hari diguyur hujan.
Dukungan Internasional dan Kesiapsiagaan
Beberapa organisasi kemanusiaan, termasuk Palang Merah Filipina dan UNICEF, telah menyalurkan bantuan awal berupa air bersih, tenda, dan perlengkapan medis ke wilayah terdampak.
Negara-negara tetangga di Asia Tenggara juga menyatakan kesiapan memberikan bantuan logistik dan teknis jika diperlukan.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp