
China Luncurkan Program “Big Market for All: Export for China” untuk Tingkatkan Impor
KAPSUL4D Beijing, 9 November 2025 — Pemerintah Tiongkok resmi mengumumkan peluncuran program ambisius bertajuk “Big Market for All: Export for China”, sebuah inisiatif besar untuk mendorong peningkatan impor dan memperluas akses pasar global ke dalam negeri. Program ini menjadi bagian dari upaya China menyeimbangkan kembali neraca perdagangan serta memperkuat kerja sama ekonomi internasional di tengah ketegangan global yang meningkat.
Fokus: Menjadikan China Pasar Dunia, Bukan Hanya Pabrik Dunia
Dalam konferensi pers di Shanghai, Menteri Perdagangan China, Wang Wentao, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menjadikan China sebagai “pasar dunia yang inklusif”, bukan semata “pabrik dunia” seperti selama ini.
“Kami ingin setiap negara memiliki kesempatan yang adil untuk mengekspor ke China. Inilah bentuk kerja sama ‘win-win’ yang sebenarnya,” ujar Wang.
Melalui program ini, pemerintah China akan menggelar 10 pameran dagang internasional sepanjang 2025–2026, termasuk sektor makanan, teknologi hijau, energi, dan produk konsumen. Pemerintah juga akan memangkas biaya bea masuk, mempercepat proses izin impor, dan menyediakan platform digital ekspor-impor untuk mempermudah transaksi lintas negara.
Dampak Global dan Regional
Langkah ini dianggap strategis oleh para ekonom internasional. Setelah beberapa tahun mengalami surplus ekspor tinggi, China kini berusaha menyeimbangkan pertumbuhan ekonominya dengan meningkatkan konsumsi domestik dan memperluas akses impor.
Bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kebijakan ini membuka peluang besar. Produk seperti kopi, makanan laut, nikel, hingga teknologi agrikultur berpotensi menembus pasar China yang sangat luas.
Analis ekonomi dari Reuters menyebut kebijakan ini sebagai “sinyal terbuka” bahwa Beijing ingin membangun hubungan perdagangan baru yang lebih stabil dan berkelanjutan, di tengah tensi dagang antara AS dan China yang kembali memanas.
Implikasi bagi Pelaku Bisnis
Bagi pelaku usaha, program ini bisa menjadi momentum emas untuk:
- Meningkatkan ekspor ke China dengan biaya logistik dan bea yang lebih rendah.
- Memperluas jaringan dagang internasional melalui pameran dan event yang difasilitasi pemerintah China.
- Mengakses pasar dengan daya beli tinggi, terutama di sektor makanan premium, energi hijau, dan inovasi teknologi.
“China kini bukan hanya mitra produksi, tapi juga konsumen besar dunia,” kata Liu He, mantan Wakil Perdana Menteri China yang kini menjabat sebagai penasihat ekonomi utama.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/WhatsApp