Tbilisi, Georgia — 14 November 2025.

KAPSUL4D Dunia penerbangan kembali berduka setelah sebuah pesawat militer milik Angkatan Bersenjata Turki dilaporkan jatuh di wilayah pegunungan Georgia pada Jumat pagi waktu setempat. Menurut laporan awal dari Kementerian Pertahanan Georgia, seluruh 20 orang yang berada di dalam pesawat—terdiri dari 15 personel militer Turki dan 5 awak penerbangan—dinyatakan tewas di tempat.
🔹 Kronologi Kejadian
Pesawat jenis CN-235 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Turki itu dilaporkan sedang dalam misi latihan bersama dengan militer Georgia ketika hilang kontak sekitar pukul 08.40 waktu setempat. Radar kehilangan sinyal di wilayah pegunungan Mtskheta-Mtianeti, sekitar 60 kilometer dari ibu kota Tbilisi.
Tim penyelamat Georgia dan Turki segera diterjunkan ke lokasi setelah pesawat dinyatakan hilang. Beberapa jam kemudian, puing-puing pesawat ditemukan di lereng curam yang tertutup salju tebal. Kondisi medan yang sulit membuat proses evakuasi berjalan lambat.
🔹 Pernyataan Resmi
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi kecelakaan tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
“Kami kehilangan rekan-rekan terbaik kami dalam insiden tragis ini. Pemerintah Turki akan bekerja sama dengan pihak berwenang Georgia untuk menyelidiki penyebab kecelakaan,” ujar Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar.
Sementara itu, Presiden Georgia Salome Zourabichvili turut menyampaikan simpati dan menyatakan hari berkabung nasional untuk menghormati para korban.
🔹 Dugaan Penyebab
Hingga kini, penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan cuaca ekstrem dan gangguan teknis menjadi faktor utama jatuhnya pesawat. Cuaca di wilayah pegunungan Georgia memang sedang buruk dengan kabut tebal dan hujan salju sejak dini hari.
Pihak otoritas penerbangan Georgia juga menyebutkan bahwa perekam data penerbangan (black box) telah ditemukan dan akan dianalisis bersama tim dari Ankara untuk mengetahui penyebab pasti.
🔹 Latar Belakang Misi
Pesawat tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan dari pangkalan udara Kars, Turki, menuju Bandara Vaziani, Georgia, sebagai bagian dari latihan gabungan “Caucasus Eagle 2025” yang melibatkan Turki, Georgia, dan Azerbaijan. Latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kerja sama militer dan kesiapan tempur di kawasan Kaukasus.
🔹 Reaksi Internasional
Sejumlah negara anggota NATO turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi ini. Sekretaris Jenderal NATO menyebut insiden tersebut sebagai “kerugian besar bagi keluarga militer dan sekutu di kawasan Kaukasus”.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/WhatsApp