New Delhi, 14 November 2025.

KAPSUL4D Penyelidikan terhadap insiden ledakan mobil di kawasan bersejarah Red Fort, Delhi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil tes DNA yang dilakukan oleh Biro Investigasi Nasional (NIA) mengungkap identitas pengemudi mobil yang meledak sebagai seorang dokter muda asal Pulwama, Jammu & Kashmir.
Kasus ini sempat mengguncang India pada awal minggu ketika sebuah mobil SUV meledak di dekat gerbang selatan Red Fort, menyebabkan kerusakan parah di area parkir dan menimbulkan kepanikan warga serta wisatawan di sekitar lokasi.
🔹 Kronologi Kejadian
Ledakan terjadi pada Senin pagi, sekitar pukul 09.45 waktu setempat, ketika kawasan Red Fort masih ramai dikunjungi wisatawan. Menurut laporan kepolisian Delhi, mobil berjenis Mahindra XUV500 itu tiba-tiba terbakar dan meledak hanya beberapa menit setelah diparkir.
Ledakan tersebut menyebabkan api menjalar ke dua kendaraan lain yang terparkir di dekatnya. Meskipun tidak ada korban jiwa dari pengunjung, pengemudi kendaraan dilaporkan tewas di tempat karena ledakan besar di bagian mesin.
🔹 Hasil Penyelidikan dan Tes DNA

Pada awalnya, identitas pengemudi sulit dipastikan karena kondisi jenazah yang sudah tidak dapat dikenali. Namun, sampel DNA yang dikirim ke laboratorium forensik nasional menunjukkan kecocokan dengan data seorang pria bernama Dr. Aadil Rashid (29 tahun), dokter umum asal Pulwama, Kashmir Selatan.
Dr. Rashid dilaporkan menghilang sejak akhir Oktober 2025, dan keluarganya telah melapor ke kantor polisi setempat. Menurut pihak kepolisian, hasil penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan adanya radikalisasi individu yang memicu aksi nekat tersebut.
“Tes DNA mengonfirmasi bahwa korban merupakan Dr. Aadil Rashid. Kami sedang menyelidiki apakah dia beraksi sendiri atau bagian dari jaringan yang lebih besar,”
ujar pejabat senior NIA kepada media, Jumat pagi.
🔹 Motif Masih Diselidiki
Meskipun belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab, sumber di kepolisian Delhi mengindikasikan bahwa ledakan ini tidak menyerang target tertentu, melainkan lebih bersifat ‘percobaan’ atau insiden bunuh diri tunggal.
Namun, NIA tetap memperlakukan kasus ini sebagai insiden teror potensial, mengingat lokasi yang sangat sensitif — Red Fort adalah situs warisan dunia UNESCO dan simbol penting kemerdekaan India.
Pihak berwenang juga memeriksa riwayat digital dan komunikasi korban untuk mengidentifikasi kemungkinan hubungan dengan kelompok ekstremis di Kashmir atau luar negeri.
🔹 Reaksi Pemerintah dan Publik
Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menegaskan bahwa keamanan nasional tetap menjadi prioritas utama.
“Pemerintah tidak akan mentolerir tindakan ekstremisme dalam bentuk apa pun. Semua jaringan di balik aksi ini akan diungkap,” tegasnya dalam konferensi pers di New Delhi.
Warga Delhi juga menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya potensi serangan di area publik menjelang perayaan Hari Konstitusi India yang akan digelar akhir November.
🔹 Langkah Keamanan Ditingkatkan
Sebagai tindak lanjut, pemerintah Delhi telah meningkatkan pengamanan di seluruh situs bersejarah dan fasilitas umum, termasuk pemeriksaan kendaraan lebih ketat di sekitar Red Fort, India Gate, dan Connaught Place.
Unit penjinak bom dan anjing pelacak masih disiagakan di lokasi untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang tertinggal.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/WhatsApp