
Euclid Telescope Temukan Jutaan Galaksi Baru, Membuka Wawasan Tentang Alam Semesta
KAPSUL4D 10 November 2025 – Misi Euclid Telescope milik European Space Agency (ESA) berhasil mengungkap puluhan juta galaksi baru, memberikan pandangan lebih mendalam tentang struktur dan evolusi alam semesta. Penemuan ini dianggap sebagai salah satu pencapaian besar astronomi abad ke‑21.
Apa Itu Euclid Telescope?
Euclid Telescope adalah teleskop luar angkasa yang diluncurkan oleh ESA pada tahun 2023. Tugas utamanya adalah memetakan alam semesta dengan fokus pada materi gelap (dark matter) dan energi gelap (dark energy), dua komponen misterius yang membentuk sekitar 95% dari total kosmos.
Fitur utama Euclid:
- Instrumen Wide‑Field Imager (VIS) untuk gambar resolusi tinggi galaksi.
- Near Infrared Spectrometer and Photometer (NISP) untuk mempelajari jarak dan sifat galaksi.
- Memindai 15.000 derajat persegi langit selama 6 tahun.
Penemuan Galaksi Baru
Data awal dari Euclid menunjukkan:
- Lebih dari 26 juta galaksi berhasil diidentifikasi, beberapa di antaranya berjarak lebih dari 10 miliar tahun cahaya dari Bumi.
- Terdapat ratusan ribu lensa gravitasi kuat, fenomena di mana cahaya dari galaksi jauh dibengkokkan oleh massa galaksi atau gugus galaksi di depannya.
- Banyak galaksi ini sebelumnya tidak terlihat oleh teleskop lain karena keterbatasan sensitivitas dan resolusi.
Lensa gravitasi ini memungkinkan astronom “mengintip” galaksi yang sangat jauh dan mempelajari evolusi galaksi dari masa awal alam semesta.
Mengapa Penemuan Ini Penting?
- Mempelajari Materi Gelap & Energi Gelap:
Euclid membantu memetakan distribusi materi gelap dan memahami bagaimana energi gelap memengaruhi percepatan perluasan alam semesta. - Evolusi Galaksi:
Dengan jutaan galaksi baru, ilmuwan dapat mempelajari pola pembentukan bintang, pertumbuhan lubang hitam supermasif, dan interaksi galaksi dari masa awal kosmos hingga sekarang. - Model Kosmologi yang Lebih Akurat:
Data Euclid memungkinkan para ilmuwan menguji teori-teori kosmologi, termasuk model ΛCDM (Lambda Cold Dark Matter), yang menjadi kerangka utama untuk memahami alam semesta.
Dampak Global
- Kolaborasi internasional antara ESA, NASA, dan institusi penelitian di seluruh dunia membuat data Euclid tersedia untuk publik.
- Penemuan ini akan menjadi referensi utama bagi astronom dan fisikawan kosmos dalam dekade berikutnya.
- Memberikan landasan bagi misi masa depan, termasuk James Webb Space Telescope (JWST) dan misi teleskop ekstrem lain yang direncanakan.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/WhatsApp