
Peneliti Oxford Ciptakan Vaksin Flu Universal, Efektif Lawan Hampir Semua Varian Influenza
KAPSUL4D Oxford, Inggris — November 2025
Para ilmuwan dari University of Oxford berhasil menciptakan terobosan besar di dunia medis: vaksin flu universal yang diklaim mampu memberikan perlindungan luas terhadap hampir semua varian virus influenza, termasuk yang berpotensi menyebabkan pandemi di masa depan.
Penemuan ini disebut sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam upaya global melawan penyakit musiman yang setiap tahun menyebabkan jutaan kasus dan ratusan ribu kematian di seluruh dunia.
Latar Belakang: Flu yang Terus Bermutasi
Virus influenza dikenal sebagai virus yang paling cepat bermutasi di antara virus-virus lain yang menginfeksi manusia. Karena mutasi ini, vaksin flu yang digunakan setiap tahun sering kali hanya efektif untuk strain tertentu, dan perlindungan dapat menurun drastis saat virus mengalami perubahan genetik besar (antigenic drift atau shift).
Selama puluhan tahun, para ilmuwan berusaha menciptakan vaksin yang tidak perlu diperbarui setiap tahun—namun hingga kini, upaya tersebut selalu terkendala oleh kompleksitas struktur virus influenza.
Terobosan: Fokus pada Bagian Virus yang Tak Berubah
Tim dari Oxford Vaccine Group, yang sebelumnya juga mengembangkan vaksin AstraZeneca COVID-19, menggunakan teknologi chimeric hemagglutinin dan platform mRNA generasi baru untuk menargetkan bagian inti virus influenza yang jarang bermutasi.
Dengan pendekatan ini, vaksin tersebut mampu melatih sistem kekebalan untuk mengenali pola struktural “abadi” dari virus flu—bukan hanya permukaannya yang sering berubah.
“Tujuan kami adalah memberikan kekebalan jangka panjang, bukan hanya melawan flu tahun ini, tetapi juga flu tahun depan dan berikutnya,”
ujar Prof. Sarah Gilbert, kepala peneliti proyek vaksin tersebut, yang juga dikenal sebagai pengembang vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca.
Hasil Uji Klinis Awal: Menjanjikan
Dalam uji klinis tahap pertama terhadap 1.200 relawan di Inggris dan Kanada, vaksin ini menunjukkan efektivitas 95% terhadap berbagai varian influenza A dan B.
Tidak ditemukan efek samping serius, dan daya tahan antibodi tetap tinggi hingga 12 bulan setelah penyuntikan.
Tahap uji klinis lanjutan (fase II/III) sedang dilakukan di berbagai negara, termasuk Jepang dan Australia, untuk memastikan efektivitasnya terhadap populasi global yang beragam.
Dampak Global: Potensi Akhiri Pandemi Flu Musiman
Jika berhasil lolos uji dan disetujui WHO, vaksin ini dapat menggantikan sistem vaksinasi flu tahunan yang selama ini menghabiskan miliaran dolar setiap tahun.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut temuan ini sebagai “game changer” yang berpotensi mencegah pandemi influenza seperti yang terjadi pada tahun 1918 dan 2009.
Selain itu, vaksin universal ini juga diproyeksikan bisa digunakan untuk mencegah flu burung (H5N1) dan flu babi (H1N1) yang masih menjadi ancaman nyata di beberapa wilayah dunia.
Manfaat bagi Indonesia
Indonesia termasuk negara dengan tingkat penyebaran flu tinggi, terutama pada musim hujan. Jika vaksin ini tersedia secara global, kementerian kesehatan diperkirakan akan memasukkannya ke dalam program vaksinasi nasional sebagai langkah preventif.
Dengan vaksin flu universal, Indonesia dapat menghemat biaya vaksin tahunan, sekaligus melindungi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan tenaga medis.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/WhatsApp