
KAPSUL4D Rabies Meningkat di Bali, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada
Tren Kasus Rabies Terkini di Bali
- Januari–Maret 2025: Terjadi 8.801 kasus gigitan hewan di seluruh provinsi Bali, dengan 6 kematian manusia, mencerminkan lonjakan serius dari laporan sebelumnya
- Juni 2025 hingga 22 Juli: Wilayah seperti South Kuta, Nusa Dua, Jimbaran, Mengwi, dan Tanjung Benoa telah ditetapkan sebagai zona merah rabies setelah ditemukan beberapa anjing positif rabies
- Gianyar (Januari–Mei 2025) mencatat 3.066 gigitan akibat hewan positif rabies, dengan 1.817 korban mendapat vaksinasi VAR
- Hingga akhir Mei 2025, kasus gigitan di Jembrana hampir menyamai total kasus tahun 2024, yaitu 49 kasus dalam 5 bulan pertama dibandingkan 54 kasus sepanjang 2024
Upaya Pemerintah & Lembaga
- Vaksinasi massal hewan telah mencapai sekitar 70% dari populasi anjing Bali (426.000 dari 605.000 ekor), namun masih ada 30% yang belum tervaksinasi
- Sebagai respons terhadap kasus terbaru, Bali membuka 103 pusat pengobatan rabies lengkap dengan stok vaksin dan imunoglobulin (SAR) yang memadai hingga akhir tahun 2025
- Kegiatan edukasi dan workshop multi-sektor digelar oleh WHO, PDHI, dan BAWA melalui pendekatan One Health untuk memperkuat koordinasi, komunikasi risiko, serta meningkatkan capaian vaksinasi hewan dan kesadaran masyarakat
Risiko dan Pencegahan
Siapa Berisiko?
- Anjing dan kucing liaran atau bebas berpotensi besar menjadi pembawa virus rabies, juga ekor primata seperti monyet di tempat wisata seperti Monkey Forest atau Uluwatu
- Kasus kematian manusia biasanya terjadi karena tidak melaporkan gigitan atau luka, lalu tidak mendapatkan vaksinasi lanjutan tepat waktu
Langkah Pencegahan yang Disarankan
- Segera cuci luka gigitan/scratched dengan sabun dan air selama minimal 15 menit; segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan PEP (post‑exposure prophylaxis) dengan vaksin VAR dan SAR jika perlu
- Hindari kontak langsung dengan hewan liar atau tidak dikenal — termasuk hewan yang tampak jinak di jalan atau lokasi wisata
- Pertimbangkan vaksinasi prakejadian (pre-exposure) terutama jika akan tinggal lama atau menjelajah ke daerah pedesaan Bali
Lonjakan kasus rabies di Bali saat ini menunjukkan tantangan serius meskipun usaha vaksinasi telah dijalankan secara besar-besaran. Kombinasi antara zonasi risiko tinggi, stigma minim pelaporan gigitan, dan populasi hewan tanpa kepemilikan resmi memperkuat urgensi transparansi dan tindakan protokol kesehatan.
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp