
Erupsi Gunung Lewotobi Laki‑Laki dan Dampaknya: Kolom Abu hingga 18 km!
KAPSUL4D Letusan Terbaru (7 Juli 2025)
Pada 7 Juli 2025, Gunung Lewotobi Laki‑Laki meletus dua kali, menembakkan kolom abu hingga 18 km pada letusan pertama pagi hari, dan 13 km pada letusan kedua malamnya . Ini merupakan letusan paling besar sejak November 2024 yang menewaskan sembilan orang.
Dampak:
- Abu, gas, lava, dan batu meluncur hingga jarak 5 km ke lereng gunung
- Sekitar 24 penerbangan internasional dan 4 penerbangan domestik dibatalkan, menyebabkan gangguan penerbangan terutama di Bali
- Kolom abu tebal menutupi area permukiman, mengganggu kegiatan dan memicu evakuasi warga.
Kronologi S-Minggu Sebelumnya
- 5–8 Juli 2025: Tercatat setidaknya enam letusan kedua pada 7–8 Juli, dengan kolom abu sekitar 4 km, disertai berbagai jenis gempa vulkanik dan guguran . PVMBG menetapkan status Level IV (Awas), memperluas zona larangan hingga 7 km
- 17 Juni 2025: Letusan besar lain terjadi, kolom abu mencapai 10 km, mengakibatkan penerbangan dibatalkan lagi. Mulai status teratas Level IV .
- 18–19 Mei & 19 Mei 2025: Lewotobi sempat meletus dengan kolom abu setinggi 1,2–5,5 km
Kondisi Saat Ini & Imbauan
- Status tetap Level IV (Awas)
- PVMBG dan BNPB mengimbau warga untuk:
- Tidak beraktivitas dalam radius 6–7 km.
- Pakai pelindung (masker/kain basah) terhadap abu vulkanik.
- Waspadai potensi lahan hujan (lahar) pada aliran sungai setelah hujan
- Sekolah dan aktivitas publik di desa sekitar dilarang, masker dibagikan ke lebih dari 10.000 penduduk .
Dampak Luas & Respons
- Bandara di Maumere, Larantuka, serta penerbangan internasional (ke Bali, Australia, Singapura, Korea Selatan) terdampak penggantian dan pembatalan
- Warga desa seperti Nawakote, Boru, Hewa, dan Watobuku menanggung efek abu vulkanik dan bahkan gravel menutup jalan desa
- Reaksi global: Israel menerbitkan kode merah penerbangan (red aviation code), maskapai seperti Jetstar dan AirAsia membatalkan rute Bali–Adelaide
Gunung Lewotobi Laki‑Laki terus menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi sejak Mei 2025 dengan serangkaian letusan eksplosif. Abu vulkanik mencapai 18 km, mengganggu ribuan orang serta operasional penerbangan internasional dan domestik. Dengan status tetap Level IV dan zona larangan diperluas, masyarakat diminta berhati-hati dan mengikuti arahan resmi.
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp