Skip to content

KAPSUL4D LOUNGE

Platform Berita Digital Terupdate 2026

KAPSUL4D
Primary Menu
  • BERITA BOLA
    • BERITA VIRAL
    • OTOMOTIF
    • BERITA TEKNOLOGI
  • JADWAL BOLA
  • PREDIKSI BOLA
  • PREDIKSI TOGEL
  • LOGIN KAPSUL4D
Daftar
  • Home
  • BERITA BENCANA
  • Everest jadi wilayah rawan bahaya glasial,
  • BERITA BENCANA

Everest jadi wilayah rawan bahaya glasial,

Admin Oktober 17, 2025 3 minutes read
0

Everest Jadi Wilayah Rawan Bahaya Glasial: Studi Peringatkan Risiko Banjir Ledakan Danau Es

KAPSUL4D Kathmandu, 16 Oktober 2025 — Gunung Everest, puncak tertinggi di dunia yang selama ini dikenal sebagai simbol tantangan alam, kini menghadapi ancaman serius akibat perubahan iklim. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa wilayah sekitar Everest semakin rentan terhadap bencana glasial, terutama banjir akibat ledakan danau glasial (glacial lake outburst flood atau GLOF).


Pemanasan Global Mempercepat Pencairan Es

Tim peneliti dari International Centre for Integrated Mountain Development (ICIMOD) menyatakan bahwa suhu di kawasan Himalaya meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global. Hal ini mempercepat pencairan gletser dan menyebabkan pembentukan danau-danau besar di kaki gunung yang ditahan hanya oleh dinding es atau endapan tanah rapuh.

“Selama dua dekade terakhir, luas danau glasial di sekitar Everest meningkat lebih dari 60 persen. Jika tren ini berlanjut, risiko bencana meningkat drastis,” kata Dr. Sushma Thapa, ahli klimatologi dari ICIMOD.


Risiko Ledakan dan Dampak bagi Penduduk Lokal

Fenomena banjir akibat ledakan danau glasial terjadi ketika dinding alami penahan danau tidak lagi mampu menahan tekanan air yang terus meningkat. Ketika jebol, air bisa meluncur ke lembah dengan kecepatan luar biasa — menyapu desa, jembatan, dan infrastruktur penting di sepanjang aliran sungai.

Salah satu danau yang menjadi perhatian utama adalah Imja Tsho, yang terletak sekitar 6.000 meter di atas permukaan laut. Peneliti memperingatkan bahwa volume air di danau ini meningkat lebih dari 50 juta meter kubik sejak awal 2000-an, menjadikannya salah satu titik paling berisiko di kawasan Everest.

“Ribuan warga di wilayah Khumbu dan Solukhumbu hidup di bawah ancaman yang nyata,” ujar Thapa. “Jika satu danau besar pecah, dampaknya bisa mencapai lembah hingga ke Sungai Dudh Kosi.”


Upaya Mitigasi dan Sistem Peringatan Dini

Pemerintah Nepal bekerja sama dengan lembaga internasional telah mulai membangun sistem pemantauan dan peringatan dini multi-bahaya (multi-hazard early warning system). Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi perubahan tekanan air dan retakan es di sekitar danau.

Selain itu, tim teknis juga telah melakukan pengurasan air danau secara bertahap menggunakan pipa bawah tanah untuk mengurangi tekanan. Namun, keterbatasan dana dan akses medan ekstrem membuat proyek ini berjalan lambat.


Pesan dari Komunitas Global

Para ilmuwan menegaskan bahwa bahaya glasial di Everest bukan hanya isu lokal, tetapi juga simbol dampak nyata perubahan iklim global. Wilayah Himalaya dikenal sebagai “menara air Asia”, sumber dari sungai besar seperti Gangga, Brahmaputra, dan Mekong yang menopang kehidupan ratusan juta orang.

“Jika gletser Himalaya terus mencair, jutaan orang akan kehilangan sumber air di masa depan. Everest hanyalah alarm pertama dari krisis yang lebih besar,” tegas laporan tersebut.

KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%

Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Profil Rinaldy Yunardi, Desainer Kebanggaan Indonesia yang Bikin Mahkota untuk Kylie Jenner
Next: Federasi Sepak Bola Indonesia & Kluivert Berpisah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

BUKTI KEMENANGAN (98)
  • BERITA BENCANA

Gempa magnitudo 6,4 guncang Pacitan, Jawa Timur , Getaran gempa terasa luas

Admin Februari 6, 2026 0
WWW.RUAMGMASUK.COM (1)
  • BERITA BENCANA

Jumlah pengungsi pasca-bencana Sumatera terus berkurang

Admin Februari 5, 2026 0
Desain tanpa judul (16)
  • BERITA BENCANA

Update terbaru bencana banjir bandang di Sumatera

Admin Februari 4, 2026 0

Recent Posts

  • Xi Jinping melakukan call dengan Trump dan Putin di hari yang sama
  • Wabah campak di Jalisco, Meksiko
  • Bitcoin jatuh tajam, turun sekitar 50% dalam 4 bulan
  • “Chess Cat” jadi viral karena memenangkan pertandingan
  • Bocoran Galaxy S26: upgrade dibatalkan & harga tetap naik?

Recent Comments

  1. Gaya Hidup Digital Anak Muda: Antara AI, Sosmed, dan Realita – KAPSUL4D LOUNGE mengenai Sample Page

You may have missed

BUKTI KEMENANGAN - 2026-02-06T111412.877
  • MANCANEGARA

Xi Jinping melakukan call dengan Trump dan Putin di hari yang sama

Admin Februari 6, 2026 0
BUKTI KEMENANGAN - 2026-02-06T110817.887
  • Kesehatan & Gaya Hidup (Health & Lifestyle)

Wabah campak di Jalisco, Meksiko

Admin Februari 6, 2026 0
RUANGMASUK.COM (56)
  • BISNIS

Bitcoin jatuh tajam, turun sekitar 50% dalam 4 bulan

Admin Februari 6, 2026 0
RUANGMASUK.COM (55)
  • BERITA VIRAL

“Chess Cat” jadi viral karena memenangkan pertandingan

Admin Februari 6, 2026 0
Support By KAPSUL4D | MoreNews by AF themes.