
Google PHK >100 Karyawan di Divisi Desain, Alihkan Fokus ke AI
KAPSUL4D Tanggal: 2 Oktober 2025 – Google mengonfirmasi bahwa mereka telah memberhentikan lebih dari 100 karyawan yang bekerja di posisi desain terkait, sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan yang menekankan peningkatan investasi di kecerdasan buatan (AI) dan efisiensi operasional.
Detail PHK dan Bagian yang Terpengaruh
- Karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja terutama berasal dari tim Quantitative User Experience Research dan Platform and Service Experience dalam divisi Cloud. Peran-peran mereka biasanya melibatkan analisis perilaku pengguna melalui survei dan data, guna membantu merancang produk dan layanan.
- Banyak dari tim desain tersebut dipotong hingga hampir setengah dari ukuran tim sebelumnya. Banyak pegawai yang terkena PHK berdomisili di Amerika Serikat.
- Beberapa karyawan ternyata mendapat kesempatan hingga awal Desember untuk menemukan posisi baru di dalam Google sebagai bagian dari relokasi internal atau reorganisasi.
Alasan dan Strategi Perusahaan
Google menyebutkan bahwa PHK ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas:
- Mengutamakan AI sebagai prioritas utama dalam pengembangan produk dan layanan. Pemerintah internal menyebut bahwa perusahaan ingin mempercepat pengembangan infrastruktur AI.
- Efisiensi operasional: Google berupaya mengurangi tim-tim yang dianggap tidak terlalu krusial dalam dinamika pertumbuhan produk bila dibandingkan dengan investasi ke teknologi AI.
- Penekanan pada penggunaan AI dalam alur kerja sehari-hari, automasi atau alat bantu agar pekerjaan bisa lebih cepat dan efektif.
Dampak bagi Karyawan & Perusahaan
Untuk Karyawan:
- Karyawan yang terdampak harus menyesuaikan diri – ada ketidakpastian, termasuk soal kontrak visa (untuk yang berada di AS) bagi beberapa karyawan.
- Bagi mereka yang masih berada di perusahaan, adaptasi diperlukan — baik menggunakan alat-alat berbasis AI, bekerja dalam tim yang lebih kecil, atau mungkin memindah fungsi ke area yang dianggap prioritas baru.
Untuk Google:
- Dengan memindahkan sumber daya dari desain user experience tradisional ke AI dan infrastruktur, Google berharap dapat meningkatkan inovasi, kecepatan pengembangan produk, serta daya saingnya di era AI.
- Namun, ada risiko bahwa pengalaman pengguna (user experience) bisa terganggu jika desain dan riset pengguna yang dipotong tidak digantikan dengan metode yang setara.
- Reaksi publik dan internal mungkin akan mencerminkan kekhawatiran tentang keseimbangan antara efisiensi dan kualitas produk / layanan.
Pemotongan lebih dari 100 peran desain di Google menandai geseran stratejik dari fokus tradisional desain & riset pengguna ke arah AI. Perusahaan mengklaim bahwa perubahan ini penting untuk tetap relevan dan kompetitif di industri yang sangat cepat berubah. Meskipun demikian, proses ini membawa tantangan—terutama untuk karyawan yang terpengaruh dan untuk menjaga kualitas pengalaman pengguna di masa mendatang.
KAPSUL 4D – Tempat Taruhan Betting Bola Terpercaya Dengan Bonus Cashback Terbesar Hingga 15%
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp