
Penumpang Lion Air Gemparkan Kabin, Teriak “Bom!” Saat Delay
KAPSUL4D Makassar, 4 Agustus 2025 — Penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT-308 tujuan Makassar–Jakarta membuat kegemparan di dalam kabin saat pesawat sedang mengalami penundaan keberangkatan. Pria berusia sekitar 40 tahun itu tiba-tiba berteriak “Ada bom!”, memancing kepanikan di antara penumpang dan awak pesawat.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi pada pukul 06.30 WITA di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Pesawat yang seharusnya berangkat pukul 06.00 mengalami keterlambatan karena cuaca. Saat sebagian besar penumpang sudah berada di dalam kabin, seorang pria mendadak berdiri dan berteriak keras:
“Ada bom! Ada bom di pesawat ini!”
Penumpang lain langsung panik, beberapa mencoba keluar dari kursi, sementara awak kabin segera mengambil tindakan.
Evakuasi dan Penanganan
Kru Lion Air langsung mengaktifkan prosedur darurat keamanan. Semua penumpang diminta turun dari pesawat, dan aparat keamanan bandara segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pesawat dan bagasi menggunakan alat deteksi bahan peledak.
Hasilnya: tidak ditemukan bahan peledak apapun di dalam pesawat.
Pelaku Diamankan
Pria yang berteriak akhirnya diamankan oleh petugas keamanan bandara dan langsung dibawa ke posko keamanan untuk diinterogasi.
Menurut kesaksian awal beberapa penumpang, pria tersebut sempat terlihat kesal dan tidak sabar akibat delay, bahkan sebelumnya sempat mengumpat ke kru pesawat. Polisi kini menyelidiki apakah pelaku hanya bercanda atau sengaja membuat ancaman palsu.
Ancaman Hukum Serius
Pakar hukum penerbangan menegaskan bahwa tindakan bercanda atau menyebarkan isu bom di pesawat merupakan pelanggaran berat.
“Ancaman semacam itu bisa dijerat dengan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan UU Terorisme, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara,” jelas Advokat Penerbangan, Dewi Kartika Sari, SH, MH.
Respons Lion Air
Pihak Lion Air melalui siaran pers menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan penumpang. Mereka menegaskan bahwa keamanan adalah prioritas utama, dan menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pihak berwajib dalam proses hukum terhadap pelaku.
Penumpang Diangkut Ulang
Setelah penyisiran dan pemeriksaan selesai dilakukan, pesawat JT-308 dinyatakan aman dan penumpang kembali diizinkan naik. Penerbangan dilanjutkan dengan keterlambatan hampir 3 jam dari jadwal semula.
Insiden ini menjadi peringatan keras bahwa bercanda atau menyebarkan kepanikan, terutama dalam konteks penerbangan, bukan hal sepele. Selain membahayakan keselamatan orang banyak, tindakan tersebut juga bisa berdampak hukum sangat serius.
Link Anti Internet Positif : www.ruangmasuk.com
Whatsapp Resmi Kapsul4D : kapsul4d.link/Whatsapp